Jul 14 2010

Pengalaman menjadi Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan IPB (1990 – 2010)

Published by under Kepustakawanan

Awal Terbentuknya  Pustakawan dan Tim Penilai  Jabatan Fungsional Pustakawan di IPB

Pada tahun 1988, dengan keluarnya Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MENPAN) No. 18 Tahun 1988 tentang Jabatan fungsional pustakawan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS),  IPB  dengan cepat merespon SK tersebut, waktu itu pak Eri (Prof. Eriyatno)  sebagai Ketua Lembaga Sumberdaya Informasi (LSI) berusaha untuk meletakan dasar-dasar penerapan jabatan fungsional pustakawan di  IPB.  Dengan bantuan Bagian Kepegawaian IPB berusaha agar PNS yang bekerja di perpustakaan bisa menduduki jabatan fungsional pustakawan.  Dan saat itu IPB mengusulkan sejumlah pegawai yang memenuhi syarat ”inpassing” yang bekerja di UPT Perpustakaan IPB, UPT PMI  dan unit kerja lainnya yang berkaitan dengan kepustakawanan  untuk menjadi pustakawan.   Segala usaha telah dilakukan baik di lingkungan IPB sendiri maupun ke Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta ke Perpustakaan Nasional RI.  Alhasil berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Nomor 193/C/1990, terhitung tanggal 1 September 1989 sejumlah 14 orang PNS IPB golongan III dan 37 orang golongan II telah menduduki jabatan fungsional pustakawan.  Waktu itu  saya  tidak ikut diusulkan menjadi pustakawan karena masih CPNS belum memenuhi syarat untuk  inpassing.  Dengan adanya jabatan fungsional pustakawan ini diharapkan staf perpustakaan di lingkungan IPB termotivasi untuk semakin produktif, bukan untuk menjegal karir pustakawan dengan membuat peraturan yang mempersulit pustakawan sendiri.  Tetapi sayangnya seiring dengan berjalannya waktu setelah menjadi pustakawan banyak sekali teman2 dari luar unit perpustakaan keluar dari jabatan fungsional.

Dengan adanya sejumlah pejabat fungsional pustakawan, maka   seyogyanya perlu Tim Penilai, maka berdasarkan Keputusan Rektor IPB No. 0129/C/1990 terbentuklah  Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan IPB dan sekretariatnya yang anggotanya terdiri dari gabungan antara UPT Perpustakaan dan UPT PMI yang diketaui oleh Prof. Eriyatno.  Sejak tahun 1990 sampai  tahun 2004 saya diikutsertakan  untuk  menjadi  Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan, dan bukan berarti menyalahi peraturan untuk tidak mengganti-ganti anggotanya, tetapi selalu ada pergantian anggota sebelum habis masa jabatannya.   Pada periode tahun 2004 – 2007, saya mengajukan untuk tidak menjadi tim penilai, tetapi pada tahun  2007-2010 saya kembali  menjadi

Tim Penilai mempunyai tugas melakukan penelitian dan penilaian DUPAK membantu pejabat pembina kepegawaian, dalam penetapan angka kredit pustakawan serta memberikan pertimbangan teknis dalam pengangkatan jabatan fungsional Pustakawan kepada pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit.  Sedangkan Sekretariat Tim Penilai bertugas untuk membantu Tim Penilai dalam melaksanakan tugas-tugasnya, diantaranya adalah;

1)      menyiapkan bahan yang diperlukan untuk penilaian angka kredit,

2)      memeriksa kelengkapan dan kebenaran bahan usul penetapan angka kredit yang diajukan,

3)      mempersiapkan penyelenggaraan rapat tim penilai,

4)      memproses PAK dan mengirimkan berkas untuk penerbitan SK

Awalnya,  untuk menjalankan tugas sebagai tim penilai,  kami harus belajar sendiri, tidak ada pengarahan dan pembinaan, karena semuanya serba baru,  dan kami sempat membuat Juklak (Petunjuk Pelaksanaan)  Penilaian Angka Kredit Pustakawan  khusus untuk di lingkungan IPB dengan merujuk pada peraturan yang sudah ada.  Beruntunglah yang bertugas sekarang , karena sekarang ada rapat koordinasi tim penilai, pelatihan tim penilai dan pertemuan sejenis lainnya yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional.

Penilaian Angka Kredit  Jabatan Fungsional Pustakawan

Selama sekian tahun menjalankan tugas menjadi tim penilai jabatan fungsional pustakawan banyak sekali suka dukanya.  Banyak julukan yang dilontarkan kepada saya pribadi, dari mulai yang terpahit sampai dengan yang manis-manis…. Itulah resiko dalam bekerja,  karena saya  beranggapan bahwa semua tugas  kepustakawanan yang diberikan kepada saya harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya karena  selain  berhubungan dengan pembinaan karir seseorang juga akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah di akhirat nanti.

Dalam melakukan penilaian, beberapa hal yang diperlukan oleh Tim penilai, adalah sebagai berikut:

1. Profesional

    Tim penilai selalu berusaha bersikap profesional dan objektif terhadap setiap usulan kegiatan yang akan dinilai.  Dapat melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang telah  ditentukan, tanpa mempersulit pustakawan yang akan naik jabatan. Semua pekerjaan yang telah dikerjakan oleh pustakawan dipertimbangkan untuk mendapat angka kreditnya. Tidak ada karena teman harus diloloskan dalam proses penilaiannya.

    2. Skill

      Dalam melakukan penilaian senantiasa  harus selalu meningkatkan keahliannya dalam berbagai hal yang berkaitan dengan kepustakawanan, terutama dalam menilai karya ilmiah.

      3. Disiplin

        Tugas Tim Penilai berkaitan dengan karier orang lain, untuk itu dalam penilaian DUPAK  seyogyanya  harus diprioritaskan  sesuai  dengan periode kenaikan pangkat dan jabatan yang ditentukan oleh pemerintah.

        4. Konsisten

          Dengan tidak menyalahi peraturan yang telah ditetapkan, sudah banyak kesepakatan-kesepakatan  yang telah dibuat  melalui rapat-rapat pleno tim penilai.   Untuk itu dalam penilaian selain Juknis  yang digunakan sebagai rujukan juga kesepakatan2 tersebut harus dilihat, dan ditinjau ulang apabila sudah tidak relevan, serta harus ada pembahasan yang komprehensif sebelum dilakukan pleno.

          5. Teliti

            Dalam segala pekerjaan, ketelitian merupakan hal penting untuk dilakukan, demikian pula dalam menilai pekerjaan orang lain karena menyangkut nasib orang, jangan sampai ada yang dirugikan.

            6. Bijaksana

              Peraturan yang telah ditetapkan pemerintah bukan untuk mempersulit dan menjegal karir seseorang.  Untuk itu penerapan peraturan harus dilaksanakan secara tegas dan bijaksana .

              Selain itu, kinerja secretariat pun  perlu ditingkatkan, database pustakawan  perlu di update secara berkala,  sehingga bisa diketahui mana yang harus naik jabatan dan mana yang harus naik pangkat dan sebagainya.   Disamping itu harus juga mengikuti dan mempelajari perkembangan peraturan-peraturan yang berlaku.

              Jabatan fungsional pustakawan sudah mencapai  20 tahun lebih, tetapi kita ketahui bersama bahwa  dalam menjalankan profesinya pada umumnya  pustakawan belum begitu mandiri.  Salah satu kemungkinannya adalah disebabkan sifat pekerjaannya yang  sudah ada surat penugasan, jadi hanya   melaksanakan apa yang ditugaskan.  Pada umumnya pustakawan mengerjakan tugas limpah baik untuk mengerjakan butir kegiatan di bawah tingkatannya  ataupun di atasnya.  Hal ini bisa dilihat dari DUPAK yang diusulkan. Selain itu, dalam setiap pengajuan DUPAK masih perlu dilakukan bimbingan.

              Melihat kondisi ini, maka pembinaan harus terus dilakukan, terutama dari kepala bidang.  Kepala bidang dan kepala seksi senantiasa harus terus memotivasi dan mengarahkan pustakawan di bawahnya untuk berbuat lebih banyak lagi.   Selain itu agar membiasakan untuk membuat laporan harian dan bulanan sehingga setiap tahun atau tengah tahun sudah diketahui angka kredit yang telah diperoleh untuk diajukan dalam DUPAK. Selain itu dalam menetapkan  staf dalam organisasi harus sudah  mulai dirancang untuk menyesuaikan  jabatan pustakawan dengan pekerjaan yang ditugaskan.

              Penutup

              Dalam mengembangkan perpustakaan diharapkan perlu adanya motivasi yang tinggi oleh  seorang pustakawan, karena tanpa motivasi yang tinggi maka kegiatan kepustakawanan tidak akan tercapai sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan perpustakaan .

              Selain itu, kita harus  senantiasa  ingin melakukan hal-hal terbaik yang kita bisa, dan tidak pernah mengharapkan imbalan secara langsung terhadap apa yang dikerjakannya.  Kita harus  percaya, bahwa dengan melakukan yang terbaik, maka kebaikan akan datang kepada kita, dari manapun datangnya…

              Mudah2an dengan mengetahui awal dari proses  adanya pustakawan dan awal terbetuknya Tim Penilai, dimana pada awalnya dari segi pendanaan baik untuk operasional kegiatan maupun untuk honorarium masih minim sekali, bisa menambah motivasi bagi teman-teman untuk bisa lebih giat lagi dalam meniti karir di bidang kepustakawanan.

              No responses yet

              Jun 01 2010

              Perjalanan itu …

              Published by under Uncategorized

              Perjalanan itu

              (diambil dari milis antimeipb 74- karya sahabatku Andin)

              Terlahir telanjang,

              Tanpa mampu memilih waktu, ayah,  dan ibu,

              Kita hadir dicarut marut dunia fana merah dan kelabu….

              Tumbuh dan besar,

              Sd, smp, sma terlewati,

              Tiba saat memasuki dunia akademik,

              Dengan sejumlah pilihan,

              Yang akhirnya mengantar kebersamaan di kampus baranangsiang….

              Senin-jum’at kuliah,

              Sabtu ujian-ujian,

              Dapat nilai A kalau lagi untung,

              Terpaksa dapat C atau bahkan D,

              Karena kebanyakan ngurus lawalata, poraf, dan pe-ka-em…..

              Er-se-de,

              Angkatan 9 jadi angkatan 10,

              Angkatan 10 jadi angkatan 11,

              Angkatan 11 jadi angkatan 12,

              Atau bahkan kalau perlu jadi angkatan 13….

              Ka-ka-en,

              Maunya mengabdikan diri kepada negeri,

              Tetapi akhirnya juga dapat suami atau istri,

              Atau sesekali godain pak lurah punya putra putri…..

              Praktek akhir,

              Ikut proyek dosen pembimbing,

              Atau milih lokasi di kebun paman sendiri…

              Tidur di rumah pak desa atau pak camat, atau pek sekdes,

              Ngumpulin data dan info terkait laporan,

              Sambil  pengajian, mancing, dan nangkap belut malam hari….

              Wisuda,

              Rambut gondrong bertoga,

              Hadir  bapak ibu tercinta,

              Dan pacar bagi yang sudah punya….

              Cari kerja,

              Pilihan ada beberapa,

              Calon mertua nawarin posisi di perusahaannya,

              Gaji gede jadi criteria,

              Atau peluang sekolah s2 dan s3 sebagai pilihannya,

              Ada juga yang pengin nikah dulu saja….

              Menikah,

              Sambil kuliah ternyata bisa juga,

              Korban ka-ka-en ada beberapa,

              Yang mentok minta dicariin orang tua,

              Ada juga yang bisa dapat lebih dari dua….

              Ditempat kerja,

              Jurusan tidak terlalu penting ternyata,

              Karena ada lulusan em-pe tetapi uang yang jadi urusannya….

              Ada lulusan agronomi,

              Tetapi perpustakaan yang diurusnya….

              Atau lulusan sosek,

              Tetapi rumput laut, pakan ikan, dan serangan virus koi adalah menu sehari-harinya….

              Pensiun,

              Ada yang pengin pensiun masih muda,

              Ada yang pensiun karena kerja swasta lebih menarik bagi dirinya,

              Ada yang pensiun karena terpaksa,

              Ada pula  yang pensiun karena Tuhanlah yang mempensiunkannya….

              Kawan,

              Perjalanan kita berbeda-beda,

              Lengkap dengan segala duka dan suka kita,

              Dengan segala tawa dan canda di tempat kerja,

              Serta juga musibah dan cobaan yang diterima…….

              Satu pasal yang pasti kita akan merasa,

              Bahwa pada saatnya kita akan kembali kepada Asal Muasal kita,

              Suka atau tidak suka…..

              Karenanya Kawan,

              Tetap kita isi kehidupan ini dengan kerja, prestasi, tawa, dan canda,

              Namun menjadi kewajiban kita jua,

              Untuk mengumpulkan bekal bila datang saatnya,

              Untuk kembali telanjang menghadapNYA,

              Sama seperti saat kita hadir didunia,

              Namun dengan sejumlah berkas pertanggungjawaban,

              Tentang segala yang telah kita lakukan dan tidak lakukan…..

              Selamat jalan Warno, Kamto, Astobi, dan semua yang telah berjalan mendahului,

              Pada saatnya kita semua akan menyusulmu,

              Dengan sejumlah berkas pertanggungjawaban itu…..

              (andintea, 160510)

              No responses yet

              May 26 2010

              Pelatihan Blog

              Published by under Pendidikan

              Pada hari ini tanggal 26 Mei 2010, saya mengikuti pelatihan pembuatan blog yang diselenggarakan oleh DKSI-IPB.  Peserta yang mengikuti pelatihan hari ini terdiri dari beberapa staf IPB sebanyak 8 orang dan hari ini merupakan hari terakhir kegiatan ini dan mudah2an kegiatan ini bisa memberikan yang terbaik bagi kita semua. Amin.

              Website IPB

              No responses yet

              Mar 25 2010

              Hello world!

              Published by under Pendidikan

              Welcome to Personal Web Dosen IPB. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

              One response so far